September 20, 2020

4 Permainan Tradisional Sunda Yang Hampir Punah Tapi Tetap Seru Dimainkan

 

Zaman dahulu masih minim dengan teknologi, sehingga anak berbas dalam mengekspersikan diri di luar rumah. Dengan teman sebaya mereka biasanya melakukan permainan tradisional yang sederhana. Berbagai daerah di Indonesia memang memiliki permainan yang unik unik. Seperti halnya dengan permainan tradisional Sunda yang juga unik dan seru untuk dimainkan meskipun hampir punah. Selengkapnya simak ulasan berikut.

Permainan Tradisional Khas Sunda Yang Seru Untuk Dimainkan

  1. Oray Orayan

Permainan satu ini memadukan gerak dan suara, umumnya dilakukan dengan banyak anak. Nanti dua pemain akan bertugas menjadi gerbang dan akan saling bergandengan tangan. Nantinya masing masing gerbang akan menjadi bintang dan bulan yang harus dirahasiakan. Pemain yang tersisa akan melewati gerbang sambil menyanyikan Oray Orayan. Di akhir lagu, gerbang akan menangkap satu orang. Pemain tersebut akan diminta untuk memilih bintang atau bulan.

Salah satu yang dipilih oleh pemain tersebut akan membawanya di belakang gerbang. Begitu dilakukan hingga pada pemain yang terakhir. Setelah semua pemain habis, kubu antara bulan dan bintang akan beradu kekuatan. Caranya denagn menarik tangan layaknya permainan tarik tambang. Selain menggunakan nama bintang dan bulan, juga bisa menggati dengan yang lain. Permainan tradisional Sunda bisa melatih motorik dan ketangkasan si kecil.

  1. Kobak Koin

Permainan yang unik selanjutnya adalah Kobak Koin. Pada dasarnya kobak koin mirip denga bermain kelereng, dimana para pemain harus melemparkan koin menuju tumpukan koin agar bisa masuk ke dalam lubang di belakangnya. Umumnya dilakukan ketika bulan Ramadhan sembari menunggu waktu berbuka puasa. Koin yang didapatkan nantinya akan dikembalikan di akhir permainan. Permainan ini bisa melatih ketangkasan individu maupun kelompok.

  1. Gatrik

Gatrik merupakan permainan yang menggunakan dua bilah bambu atau kayu. Dimana salah satunya lebih pendek. Permainan ini di kawasan Jakarta sering dikenal dengan Tok Kadal Lobang. Cara bermainnya mudah, yakni dengan meletakkan bambu yang lebih pendek di atas batu secara melintang. Kemudian salah satu pemain harus memukul bagian bambu panjang sehingga bambu pendeknya melayang sejauh mungkin hingga tak bisa ditangkap.

  1. Galah Asin

Permainan satu ini mungkin juga dilakukan di daerah lain dengan nama yang berbeda. Galah Asih bisa dilakukan banyak orang, sebab nantinya dibagi menjadi dua tim sama rata. Satu tim akan berperan sebagai penjaga dengan berdiri sejajar. Tim satunya akan mencoba untuk melewati para pemain yang dijaga ketat tersebut. Permainan tradisional Sunda ini sangat seru dan bisa melatih kejelian sekaligus ketangkasan anak anak.

Permainan tradisional memang lebih banyak menggunakan anggota tubuh untuk bergerak. Sehingga membuat anak anak lebih aktif dibandingkan dengan bermain gadget. Tidak ada salahnya mengajarkan permainan tradisional sebagai alternatif bermain yang seru. Apalagi jika dilakukan dengan banyak orang, pasti akan menyenangkan. Mengenalkan permainan tradisional juga bisa sebagai langkah melestarikannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *