March 4, 2021

Dampak Negatif Media Sosial Yang Perlu Diwaspadai

 

 

Seiring berjalannya waktu banyak sekali pengguna internet yang mulai merasa khawatir tentang dampak jangka pendek maupun jangka panjang dari aktivitas tersebut. Kekhawatiran tersebut semakin menjadi akibat banyaknya informasi tentang dampak negatif media sosial yang banyak tersebar di berbagai forum. Seperti salah satunya yang diangkat pula di Kang Sandi terkait beberapa dampak buruk dari media sosial yang memang harus benar-benar diwaspadai. Hal tersebut wajar kiranya mengingat pengguna media sosial di dalam negeri cukup banyak atau bahkan didominasi oleh kalangan muda yang sangat mungkin sedang berada dalam masa pencarian jati dirinya. Sehingga akan sangat berbahaya kiranya jika pencarian jati diri itu justru menemukan hal yang kurang tepat akibat dampak buruk dari mengakses media sosial.

Media Sosial Dengan Beberapa Dampak Buruknya

Sudah disadari bersama bahwa media sosial memiliki dampak negatif yang perlu diperhatikan untuk dapat ditanggulangi. Tetapi sebelum pada tahap penanggulangan itu maka perlu diketahui terlebih dahulu apakah dampak-dampak negatif yang dimaksud. Karena dengan demikian maka akan dapat diidentifikasi bagaimana sebaiknya penanggulangan itu dilakukan baik dari ranah internal maupun ranah eksternal. Adapun beberapa dampak negatif dari media sosial yang paling umum ditemukan antara lain sebagai berikut.

  1. Perundungan

Perundungan alias bullying merupakan hal negatif yang paling umum terjadi melalui media sosial. Bentuknya dapat beraneka macam, tetapi yang paling jelas adalah perundungan secara verbal dalam konteks menghina di media sosial. Korbannya bukan hanya anak remaja tetapi tidak sedikit orang dewasa juga yang mengalami hal tidak mengenakkan tersebut. Efeknya bahkan tidak main-main, mulai dari yang paling ringan adalah kegelisahan hingga yang paling parah yaitu tindakan bunuh diri. Itulah sebabnya belakangan ini banyak sekali kampanye yang dilakukan guna menghentikan aktivitas perundungan di media sosial dan tentu saja dalam kehidupan nyata sehari-hari. Beruntunglah cukup banyak orang yang sudah sadar akan hal ini sehingga angka perundungan mulai menurun dari tahun ke tahun sejak beberapa kasus besar yang terjadi akibat perundungan di media sosial.

  1. Kurang tidur

Seperti halnya dampak buruk pada poin pertama, hal yang satu ini juga tak memandang usia baik itu tua maupun muda. Pasalnya mengakses media sosial yang seringkali membuat orang ketagihan hingga lupa berhenti seringkali berujung pada kurangnya waktu tidur yang didapatkan. Banyak sekali dari mereka yang menggunakan media sosial hingga lupa waktu, terutama waktu untuk tidur karena pada waktu tersebut seolah tidak ada hal yang menghalangi untuk terus menerus mengulik lebih jauh media sosial yang sedang diakses. Hal tersebut tentunya apabila dibiarkan lebih lanjut dapat menimbulkan gangguan kesehatan yang cukup serius.

  1. Menjauhkan yang dekat

Dampak negatif media sosial berikutnya cukup unik karena pada dasarnya media sosial dianggap solusi untuk mendekatkan yang jauh. Maksudnya orang-orang yang terpaut jarak cukup jauh dapat terasa dekat berkat adanya media sosial karena melalui media sosial mereka dapat bercengkrama bersama. Sayangnya seolah sisi koin yang selalu berlawanan, media sosial ternyata justru menjauhkan yang dekat. Maksudnya orang-orang yang sebetulnya secara fisik cukup dekat justru terasa begitu jauh akibat fokus yang tertuju hanya pada media sosial. Interaksi yang terjadi kebanyakan hanya dengan orang-orang di dalam media sosial saja sedangkan orang-orang yang nyata ada di lingkungan fisiknya justru sangat rendah tingkat interaksinya.

  1. Terciptanya kesenjangan sosial semu

Kesenjangan sosial rupanya bukan hanya ada di dunia nyata saja, karena di dunia maya juga ada terutama di dalam media sosial. Hal tersebut dapat terjadi karena kebanyakan atau bahkan sebagian besar pengguna media sosial hanya akan menampilkan kemewahan dalam hidupnya saja sehingga membuat orang lain yang melihatnya sangat mungkin merasa insecure karena merasa dirinya jauh tertinggal atau jauh berbeda dengan yang dilihat itu. Saat itulah kesenjangan tampak jelas terjadi yang padahal mungkin hanya kesenjangan semu saja karena belum tentu apa yang ditampilkan pada media sosial merupakan representasi kehidupan seseorang seutuhnya.

Mengatasi Dampak Negatif Media Sosial

Setelah mengetahui beberapa dampak negatif dari media sosial di atas maka setidaknya dapat direncanakan tindakan strategis yang bisa dilakukan. Yang pertama dan yang paling utama adalah peran serta orang terdekat dalam membuat fokus pada media sosial tidak terlalu berlebihan. Pasalnya tidak sedikit orang-orang yang terjebak begitu dalam dengan berbagai aktivitas di media sosial adalah akibat kurangnya perhatian maupun interaksi bermakna dengan orang terdekatnya. Orang-orang terdekat yang dimaksud dapat berupa orang tua, pasangan, sahabat, anak dan lain sebagainya. Bentuk peran positif yang dimaksud pun tidaklah rumit, cukup dengan memberikan perhatian intens saja atau bila memungkinkan sesering mungkin menghabiskan waktu bersama. Tetapi perlu disadari pula bahwa dampak negatif media sosial tersebut haruslah berusaha dihindari dari dalam diri penggunanya. Karena tanpa tekad yang bulat dalam diri maka berbagai upaya yang dilakukan oleh orang-orang terdekat akan sia-sia saja. Tentu memang tidak mudah, tetapi tidak mudah bukan berarti tidak mungkin sama sekali sehingga cukup layak rasanya mencoba menjauhkan diri dari berbagai dampak buruk atau negatif dari penggunaan media sosial di zaman sekarang ini.