October 29, 2020

Cara Memasak Ikan Bakar Secara Aman

Ikan adalah makanan yang sudah terbukti dapat membuat badan kita lebih sehat. Memakan ikan secara teratur dapat menurunkan risiko untuk terjadinya gangguan kesehatan dari yang ringan sampai gangguan berat termasuk penyakit jantung, stroke. Selain itu, ikan juga mampu menurunkan risiko mengalami gangguan psikologis seperti depresi. Oleh karena itu, profesional kesehatan sering merekomendasikan agar orang makan ikan setidaknya minimal sekali atau dua kali dalam seminggu.

Cara memasak ikan dapat mengubah komposisi nutrisi yang terkandung di dalamnya sehingga menetapkan beberapa metode memasak baik akan lebih baik untuk kesehatan dari pada asal memasak. Banyak orang memiliki minat tinggi pada olahan ikan bakar karena memiliki aroma yang lebih sedap serta rasa yang lebih kuat. Meski demikian, olahan ikan bakar yang tidak tepat dapat menghilangkan nutrisi baik yang seharusnya terkandung pada ikan. Proses pengolahan dengan pembakaran juga bisa memunculkan dampak negatif berupa munculnya senyawa-senyawa kimia jahat pada ikan. Penulis dalam this website akan membahas secara rinci bagaimana metode memasak dapat mengubah nilai gizi ikan yang akan dikonsumsi serta menyantumkan metode pembakaran seperti apa yang paling sehat dan tetap menjaga kualitas ikan.

Alasan ikan begitu sehat

Ada banyak jenis ikan yang tesebar di seluruh jenis air (air laut, sungai, pertambakan, kolam, dll) dan semuanya memiliki kandungan nutrisi masing-masing. Secara umum, jenis ikan dibagi menjadi dua kategori yaitu ikan dengan kandunga lemak rendah dan ikan dengan kandungan lemak tinggi. Keduanya dianggap memiliki gizi baik dan juga merupakan sumber protein berkualitas tinggi. Meski begitu, ikan berlemak dianggap sangat penting bagi kesehatan. Ini karena mengandung beberapa nutrisi penting yang diantaranya termasuk asam lemak omega-3 dan vitamin D.

pexels.com

Saat ini sekitar 40% orang memiliki kadar vitamin D yang rendah. Ini telah dikaitkan dengan risiko penyakit jantung, diabetes, kanker, demensia dan beberapa penyakit autoimun yang lebih tinggi. Cara terbaik untuk mendapatkan vitamin D adalah melalui paparan sinar matahari. Selain itu, ikan berlemak adalah salah satu dari sedikit sumber makanan vitamin D dan dapat berkontribusi tinggi dalam meningkatkan kesehatan agar menjadi lebih baik seperti yang sudah dijelaskan pada this website. Seluruh bagian tubuh seseorang khususnya daerah otak juga membutuhkan asam lemak omega-3 agar dapat berfungsi dengan baik sehingga kebutuhan akan nutrisi ini penting untuk dipenuhi. Faktanya, kebutuhan omega-3 dalam tubuh yang tercukupi saat ini telah dikaitkan dengan sejumlah manfaat kesehatan termasuk penurunan risiko penyakit jantung sampai terjadinya kanker. Penelitan yang membahas seputar ini juga sudah banyak berkembang baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Lemak khusus omega-3 juga dapat memperlambat penurunan fungsi otak yang biasanya dialami orang lansia pada umumnya seiring bertambahnya usia mereka. Hal tersebut membuat memori lansia tetap terjaga dan menurunkan risiko demensia atau alzheimer. Ini adalah beberapa alasan mengapa para ahli kesehatan merekomendasikan makan ikan dengan olahan yang tepat setidaknya sekali atau dua kali seminggu karena tubuh manusia memang benar-benar membutuhkan kandungan nutrisi yang terdapat dalam ikan khususnya ikan dengan lemak tinggi.

Meski begitu, cara pengolahan ikan yang tidak tepat juga dapat mempengaruhi kandungan yang ada didalamnya. Bisa jadi nutrisinya berkurang atau terdapat senyawa lain yang membahayakan. Oleh sebab itu, ketepatan dalam pengolahan ikan juga penting untuk diterapkan guna meminimalisir dampak negatif yang mungkin muncul akibat kesalahan dalam pengolahan ikan. Dengan begitu kita semua dapat mengkonsumsi ikan untuk mempertahankan kesehatan kita.

pexels.com

Cara memasak ikan bakar yang tepat

Memanggang adalah metode memasak yang sangat umum didengar oleh masyarakat. Banyak makanan yang pengolahannya melalui proses pembakaran tidak hanya pada ikan. Membakar ikan dilakukan dengan memberikan suhu panas kering pada makanan yang akan dikelola pada suhu yang sangat tinggi. Memanggang merupakan metode yang banyak dipilih dalam pengolahan ikan karena banyak disukai oleh masyarakat.

Sayangnya, proses memanggang diketahui dapat menyebabkan pembentukan beberapa senyawa berbahaya yang disebut amina heterosiklik (HAs) dan hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH). Kedua jenis senyawa ini terbentuk ketika jaringan otot dari daging atau ikan dipanaskan hingga suhu yang sangat tinggi terutama di atas nyala api terbuka. Meski demikian, risiko yang terkait dengan senyawa ini hanya dikaitkan dengan asupan tinggi daging merah atau olahan. Mengonsumsi ikan belum dikaitkan dengan risiko yang sama.

Meski begitu Pemanggangan dan pemanggangan juga dapat menyebabkan pembentukan senyawa yang disebut produk akhir glikasi lanjut (AGEs). Senyawa-senyawa ini terbentuk secara alami di tubuh seiring bertambahnya usia, tetapi juga dapat terbentuk dalam makanan yang mengandung otot seperti daging dan ikan ketika dimasak pada suhu tinggi. AGEs tingkat tinggi telah dikaitkan dengan berbagai penyakit, termasuk penyakit jantung, diabetes dan Alzheimer read more.

Untuk mengurangi paparan senyawa ini, hindari memasak dengan nyala api terbuka, usahakan agar waktu memasak Anda sesingkat mungkin dan hindari membakar daging secara langsung pada apinya yaitu dengan menggunakan pengalas. Selain itu, mengoleskan bumbu perendam ke ikan Anda sebelum Anda memanggangnya bisa membantu mengurangi pembentukan HA dan PAH. Usahakan juga agar saat membakarnya ikan tidak terpapar uap pembakaran sehingga dapat meminimalisir menempelnya senyawa kimia jahat pada tubuh ikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *