December 6, 2019

Cara Membersihkan Organ Kewanitaan Secara Benar

Para wanita sangat perlu untuk membersihkan organ kewanitaan mereka. Cara membersihkan organ kewanitaan juga sangat penting untuk diketahui oleh para wanita. Sering kali para wanita membersihkan organ kewanitaan secara sembarangan dan dianggap telah benar. Akan tetapi hal ini ternyata juga memilki dampak bagi kesehatan organ reproduksi. Berbagai jenis penyakit bisa saja timbul jika cara membersihkan organ reproduksi ini tidak benar. Karena ini lah sangat penting bagi seorang wanita untuk mempelajari cara merawat dan membersihkan organ penting mereka secara benar.

Tidak jarang para wanita akan menggunakan sabun ataupun cairan lain yang biasanya di khususkan untuk vagina atau organ intim. Akan tetapi hal itu sebenarnya tidak diperbolehkan karena akan menganggu kadar pH dalam organ tubuh. Salah satu cara mudah merawat organ intim adalah dengan menggunakan crystal x nasa. Penggunaan produk ini sangat bermanfaat sebab akan memberikan banyak keuntungan bagi para penggunanya. Tak hanya sebatas membersihkan akan tetapi juga menyehatkan.

pixabay.com

Hal Penting Yang Harus Diperhatikan Dari Cara Membersihkan Organ Kewanitaan

Dalam membersihkan organ kewanitaan terdapat beberapa langkah mudah yang bisa dilakukan oleh para wanita. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan oleh para wanita:

  • Langkah pertama setelah selesai buang air kecil atau buang air besar adalah bersihkan organ kewanitaan menggunakan air bersih dimulai dari depan ke belakang. Jangan memberikan organ kewanitaan dari belakang ke depan karena hal tersebut dikhawatirkan akan membawa bakteri dari anus yang akan mencemari vagina wanita.
  • Hindari penggunaan sabun atau bahan pewangi lain. Hal ini karena kandungan sabun atau pewangi akan membuat kadar pH dalam organ intim tidak stabil. Menggunakan sabun dan berbagai produk lain yang memiliki bahan kimia sangat tidak di sarankan, hal ini karena banyak wanita yang mengalami alergi atau bahkan harus menderita iritasi karena salah menggunakan sabun. Untuk menghindari penggunaan sabun, para wanita dapat menggunakan air hangat dan handuk kering untuk membersihkan organ reproduksi mereka. Hal ini akan lebih aman karena pH dalam organ tersebut tidak terganggu
  • Pakai tissu yang lembut, hal lain yang harus diperhatikan ketika membersihkan area intim atau vagina adalah penggunaan tissu. Hindari menggunakan tissu kasar yang akan menyebabkan iritasi kulit. Gunakan tissu kering atau tissu basah yang halus akan tidak terjadi masalah karena tissu bergesekan dengan kulit vagina yang sensitif.
  • Gunakan pembalut yang tidak memakai pewangi, salah satu hal yang sering kali diabaikan oleh para wanita adalah masalah pembalut. Sering kali wanita hanya memilih dari model dan juga bentuk serta wangi. Wangi ini lah yang harus di hindari oleh para wanita. Hindari penggunaan pembalut yang memakai pewangi dan segera ganti pembalut ketika dirasa sudah tidak nyaman. Hal ini untuk menghindari kuman-kuman akibat darah yang terlalu lama bersentuhan dengan kulit luar vagina.
  • Kebersihan pakaian dalam, hal inilah harus sangat di perhatikan karena kebersihan pakaian dalam juga sangat berpengaruh pada kesehatan vagina. Pakaian dalam yang kotor dan basah akan sangat mempengaruhi bakteri dan jamur dalam vagina. Sangat penting untuk menjaga kebersihan dan keringnya pakaian dalam wanita. Seorang wanita wajib mengganti pakaian dalamnya minimal 2 kali dalam sehari untuk menghindari tumbuhnya jamur
  • Gunakan pakaian dalam katun, hal ini karena katun adalah bahan yang paling mudah menyerap keringat. Vagina adalah salah satu organ reproduksi yang sangat rawan berkeringat karena terdapat di daerah lipatan. Menggunakan celana dalam katun akan membuat para wanita lebih nyaman dan terhindar dari celana dalam yang basah.
  • Hindari gurah atau pengobatan tradisional lain karena sering kali hal tersebut berefek buruk pada organ reproduksi wanita.
  • Saat mencuci pakaian dalam gunakan sabun lembut yang aman, hindari menggunakan bahan cuci pakaian yang memiliki efek kuat untuk pakaian. Hal ini karena di takutkan bahan tersebut akan berefek buruk bagi kulit vagina.
pixabay.com

Efek Buruk Memakai Celana Dalam Ketat

Bagi wanita muda menonjolkan setiap kelebihan diri bisa jadi salah satu hal yang sangat berbahaya. Hal ini pula yang terjadi ketika para wanita ingin memakai pakaian dalam yang ketat dan berbahan karet. Pakaian dalam bermodel g string atau pakaian dalam yang ketat akan membuat sirkulasi udara pada organ reproduksi khususnya vagina akan menjadi terganggu. Hal ini juga membuat banyak wanita sering kali merasa iritasi karena udara yang masuk dalam organ reproduksi terganggu.

Karena celana dalam yang ketat tersebut, udara yang akan masuk dalam organ kewanitaan menjadi terganggu. Tidak adanya udara pada organ intim membuat kulit vagina menjadi basah oleh keringat. Selain itu karena bahan yang digunakan untuk celana dalam adalah karet atau kaos maka tidak dapat menyerap keringat. Sehingga saat organ kewanitaan menjadi basah jamur dan bakteri menjadi berkembang dengan cepat. Perkembangan ini lah yang akan membuat organ kewanitaan menjadi lebih mudah terkena penyakit. Keadaan basah yang setiap hari terjadi di organ kewanitaan akan membuat bakteri dan jamur berkembang semakin besar dan berakhir akan membuat organ kewanitaan menjadi terganggu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *